Bingung dengan Sikap Pacar Yang Tidak Menghargai Kita

Tanya :

Assalamu’alaikum. Mohon maaf, saya ingin mengkonsultasikan tentang permasalahan yang saya alami. Sebenarnya masalah saya mungkin sedikit tidak begitu penting bagi orang lain, karena mungkin menilainya ini masalah biasa. Tapi entah mengapa saya sendiri merasa masalah ini mengganggu keseharian saya sehingga untuk beraktivitas saja saya tidak ada semangatnya. Selama 1 tahun saya memendam masalah ini, saya sadar bahwa ini sudah jelas tidak baik buat saya, tapi entah kenapa saya enggan sekali untuk mencoba pergi atau singgah dari keadaan yang seperti ini. Ini tentang masalah perasaan, antara saya dengan laki-laki. 11 bulan saya memiliki hubungan dengan laki-laki di tahun 2016 akhir, kemudian di tahun 2017 akhir tepatnya bulan Oktober dia minta selesai dg alasan saya sering rewelan dan tidak bisa dikasih tahu, akhirnya kita selesai, di tahun 2018 awal dia kembali lagi dan meminta untuk memiliki hubungan lagi seperti tahun kemarin, mungkin bisa dikatakan bodohnya saya saat itu mau diajak pacaran lagi, tidak memikirkan bagaimana perlakuan dia sebelumnya.
 

Akhirnya saya mengiyakan ajakan itu, kami pacaran lagi, sampai di bulan April 2018 akhir dia kembali bersikap aneh, singkat ceritanya dia seakan-akan ingin menjauh dan ingin menyelesaikan hubungan itu dengan saya, tapi dengan tidak berbicara baik-baik, selama 12 hari saya dibiarkan tanpa adanya kabar, saya wa/SMS tidak ada jawaban. Sampai akhirnya dia bicara dan mau berkomunikasi lagi, dan bilang bahwa dia sudah tdk memiliki rasa, dan sikap dia mendiami saya selama 12 hari itu dengan alasan tidak tega jika memutuskan untuk mengatakan selesai lagi, dia begitu dengan alasan saya sudah d bilangin lagi, dan sifat saya yg memaksa. Entah itu karena dia tidak bisa menerima kekurangan saya atau memang karena saya yg keterlaluan, saya tidak mengerti, pdhl semampu saya , saya berusaha untuk bisa mengerti dia, memahami dia, dan menutup segala kemungkinan terburuk dari dirinya, termasuk dengan segala kekurangannya. Ketika saya tahu kekurangannya saya selalu berusaha itu menutup rapat-rapat keburukan itu dengan kebaikan dan kelebihan dia sehingga saya bisa mengontrol hati saya. Untuk tidak mencoba berusaha meninggalkan dia dengan alasan dia banyak kurangnya, tp ternyata semua itu tidak bs membuat dia mengerti, dia tetap sudah tidak memiliki perasaan apapun kepada saya, padahal sampai pada detik ini, saya tidak bisa menghilangkan perasaan saya ke dia, dan yang lebih membuat saya terpukul, baru kemarin dia mengatakan bahwa dia sudah menyukai orang lain. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi.

Ana Fahda

 

Jawab :

Sdr Ana Fahda yang baik, seandainya pacar Anda bisa mengetahui isi hati Anda, betapa beruntungnya ia mendapatkan Anda, hanya saja ternyata tidak demikian kenyataannya. Sdr Ana, mari berpikir positif…Anda ingin bahagia menjalani hidup? Atau memang lebih suka menderita? Hidup hanya sekali lho…yg membuat diri bisa bahagia ya kita sendiri. Anda yakin ingin mempertahankan pacar Anda yg memiliki sifat seperti itu? Tidak menghargai hati dan pengorbanan Anda? Kalau iya, mau sampai kapan sanggup menderita?
Coba dibayangkan saat nanti berumahtangga, punya suami dengan perilaku seperti itu, setiap hari, setiap jam, setiap menit dan detik. Mau menderita selamanya? Pilihlah menjadi bahagia. Bersyukurlah…karena msh pacaran,sehingga belum terlambat. Banyak laki-laki yg lebih bertanggungjawab, dan lebih menghargai Anda.
Jadi jangan bersedih. Buka mata,hati dan pikiran lebar-lebar, banyak bergaul, cari prestasi, semangat selalu, banyak kebahagiaan di depan yg bisa diraih. Awal mungkin agak sulit, sering merasa sedih dan galau, tapi ketika ada tekad dan dengan berjalannya waktu,semua akan baik2 saja. Anda pasti bisa.melewatinya. Berikan cinta dan pengorbanan Anda untuk orang yang tepat yg juga mencintai Anda.
Semoga bermanfaat

Konsultasi ini dijawab oleh Iranita Hervi Mahardayani, S.Psi, M.Psi

Leave a comment