Ini Keseruan Yang Kamu Dapat Jika Kuliah Di Psikologi

Kuliah itu adalah jenjang pendidikan paling akhir yang kita tempuh. Saat kuliah, kita akan lebih menjurus dengan ilmu yang kita minati. Ada banyak banget jurusan yang disediakan. Mulai dari jurusan hukum, kedokteran hingga pertanian. Bagaimana dengan jurusan psikologi? Kamu pasti sudah punya gambaran awal mengenai dunia psikologi. Untuk sekedar informasi, ini loh 6 keseruan yang dirasain sama para mahasiswa dari jurusan psikologi. Apa aja sih?

1. Disuruh menebak apa yang ada di pikiran mereka.

Ini pasti akan terjadi padamu kalau kamu memutuskan untuk terjun ke dalam dunia psikologi. Ada aja pertanyaannya. Mulai dari disuruh membaca pikiran, meramal masa depan, membaca kepribadian padahal baru pertama kali ketemu, sampai melihat kecocokan dengan pacar teman kita, padahal kita enggak tahu pacarnya yang mana. hadeuh…

2. Bolak-balik menjelaskan bedanya psikolog dengan psikiater.

Banyak orang yang masih menganggap sama, antara jurusan psikologi dan psikiatri. Walaupun depannya sama-sama ‘psi’, namun berbeda. Anak-anak jurusan psikologi selalu bolak-balik nerangin nih ke temen-temen sekalian mengenai perbedaannya. Maklum, psikiater lebih dikenal karena dia bisa menjadi psikolog sekaligus memberikan obat. Sedangkan psikolog, dilarang untuk memberikan obat. No no no…

3. Jadi tempat curhat atau konselor dadakan.

Padahal belum jadi psikolog, eh temen-temen udah pada antri untuk sesi curhat. Ada yang curhat masalah percintaan, keluarga, impian, sahabat dan masih banyak lainnya. Mereka merasa ketika sudah terjun di psikologi, maka kita bisa bantu mereka mengatasi masalah. walaupun belum resmi, sih. Hihihi

4. Lebih mudah memahami orang lain

Mungkin kita heran, kenapa sih ada orang yang justru malah marah-marah enggak jelas ketika kita bantu dia atau menolong dia? Atau, kenapa sih kok orang yang dijodohkan itu bisa tetap langgeng sampai tua? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu bisa terjawab kalau kalian belajar ilmunya di jurusan psikologi. Kalau kalian sudah tahu alasannya, kalian akan otomatis lebih mudah untuk paham kondisi dan perasaan orang lain.

5. Rawat jalan sekalian.

Kamu orangnya emosian? atau galauan? atau mudah negative thinking akan suatu hal? Nah, kamu bisa sekalian ‘rawat jalan’ nih di jurusan psikologi. Ilmu mengenai cara mengatasi stres ataupun untuk menyingkirkan pikiran negatif, bisa kamu terapkan dalam dirimu. Memperkaya ilmu dan memperbaiki diri sekaligus. Dobel keuntungan, kan?

6. Terjun ke medan yang anti-mainstream.

Disaat orang lain menghindari orang yang menjadi pelaku mutilasi, orang gila, ataupun orang yang bermasalah, kita justru mendekati mereka. Ya, kalau kamu kuliah di jurusan psikologi, kamu akan familiar dan terjun untuk mendampingi mereka-mereka yang mengalami gangguan jiwa seperti psikopat, bipolar, orang gila, dan lainnya. Bahkan kalau kamu mengambil psikologi forensik, siap-siap saja kamu untuk berbincang-bincang dengan para pelaku kriminal.

7. Mempelajari sesuatu yang sudah umum, tapi lebih diperdalam lagi di psikologi.

Beberapa contoh materi dalam ilmu psikologi adalah mengenai tolong menolong, keluarga hingga percintaan. Hari gini siapa sih yang enggak familiar dengan cinta? Semua pasti sudah punya teori masing- masing tentang cinta. Uniknya, di jurusan psikologi kalian akan memperdalam pengetahuan kalian tentang cinta itu sendiri. Hasilnya, bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari. Seru ‘kan?

8. Lebih mudah menemukan solusi atas suatu permasalahan.

Kalau kalian kuliah di jurusan psikologi, kalian akan lebih sering melakukan praktek ataupun diskusi secara berkelompok. Tugasnya adalah berdiskusi mengenai suatu kasus dan mencari pemecahannya. Semakin sering terlatih, maka kamu akan punya lebih banyak alternatif penyelesaian untuk suatu masalah yang dihadapi. Enggak kehabisan solusi, deh.

9. Bisa lebih faham tentang diri sendiri.

Enggak ada yang lebih bisa memahami dirimu sendiri, selain kamu. Yap, dengan bantuan ilmu psikologi yang kamu dapetin, kamu akan lebih mudah untuk mengetahui watak atau karaktermu, kamu juga tahu apa kelemahan dan kekuranganmu dan tahu apa impianmu. Sehingga, kamu akan lebih mudah untuk mengenali dirimu sendiri.

Mulai tertarik dengan psikologi?

Sumber : idntimes.com

Leave a comment