Pelatihan "Great Building Teamwork" Untuk Mahasiswa
KKL Fakultas Psikologi ke Bali 8-12 Mei 2018
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 4 sebanyak 80 orang dan beberapa dosen sebagai pendamping
Doktor Pertama di Fakultas Psikologi UMK
Fakultas Psikologi UMK memiliki dosen bergelar doktor untuk yang pertama kalinya yaitu Dr. Moch. Widjanarko, S.Psi,M.Si. Mengikuti program doctoral Psikologi di Universitas Airlangga (UNAIR)
Seminar Nasional Kebencanaan 2018
Diadakan oleh BEM Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus, merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penanganan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia
Temu Alumni dan Halal Bihalal
Temu alumni Fakultas Psikologi UMK dilaksanakan tiap 2 tahun sekali. Tahun ini diadakan pada tanggal 01 Juli 2018 yang bertepatan dengan momen Idul Fitri
Easy to starts

Ingin Konsultasi?

Anda punya masalah psikologis. Konsultasikan kepada kami. Gratis

Kirim Konsultasi
Forum Support

Psikotest

Menyediakan jasa tes psikologi untuk personal ataupun perusahaan.

Ikuti Psikotest

Great docs & support

Info Lowongan

Ikuti selalu info terbaru lowongan pekerjaan untuk S1 Psikologi

Lowngan Terbaru

Great docs & support

Jadwal Kuliah

Jangan sampai tidak mengikuti perkuliahan hanya karena tidak tahu jadwal kuliah.

Jadwal Terbaru

INFO PENTING

Download Naskah Penulisan Jurnal
Salah satu syarat pengumpulan hasil akhir skripsi adalah membuat skirpisi sesuai dengan dengan format jurnal. Berikut link pedoman ....

Download dan Baca Pedoman Penulisan Skripsi Terbaru
Mahasiswa yang mengambil mata kuliah skripsi, diharapkan untuk mendownload dan membaca materi panduan penulisan skripsi terbaru ....

 

Apa Sih Gangguan Depersonalisasi itu?

Tanya :

Selamat malam, nama saya nidia, umur 21 tahun, saya ingin konsultasi mengenai permasalahan yang saya hadapi yang sudah bertahun tahun saya alami, dari sejak saya kelas 1 sma, sampai saya mengalami gangguan depersonalisasi, dimana gejala yang paling saya rasakan adalah saya seperti tidak bisa mengatur bicara atau kata atau kalimat saya, perasaan saya datar, saya seperti tidak punya kepribadian apapun, saya miskin ide, prestasi saya menurun, susah konsentrasi, dan semenjak saya terkena depersonalisasi ini saya banyak menghindar dari sahabat dan teman saya, setiap ada teman yang chat saya saya tidakpernah atau jarang membalasnya. Bukannya saya sombong, karena ketika saya berbicara dengan sesorang saya merasa tidak terhubung. Saya seperti tidak ingat padahal saya ingat chemistry apa yg dulu saya dapatkan yg menyebabkan saya akrab dengan dia, Dan saya juga menjauh dari teman-teman saya karena saya tidak bisa mengontrol bicara saya. Saya tidak punya ide dalam berbicara. Saya takut karena saya tidak bisa mengontrol bicara dan ide dalan kata kata pembicaaaran saya menjadi membosankan dan menyakiti perasaanya dan dia akhirnya benar benar meninggalkan saya, makanya setiap ada yg chat saya saya tidak membalasnya. Saya menjauh dari banyak orang, dan.karena menjauh itu, org orang mengira saya sombong dan sekarang mereka pergi meninggalkan saya, saya sekarang kesepian. Saat ini saya memang masih punya teman, tapi saya tak merasa akrab denga mereka karena depersonalisasi ini. Saya rindu teman dan sahabat saya dulu, tapi sepertinya semua sudah terlambat, setiap ada teman yg nanya kenapa saya balas chat lama-lama, saya selalu cari cari alasan, dan mereka pun menjadi betul-betul meninggalkan saya. Mereka sudah lupa sama saya, saya sekarang benar benar kesepian, hidup saya yg seharusnya lebih maju dari yang dulu, malah lebih mundur dari yang dulu. Saya tidak tahu harus bagaimana untuk berubah, tapi saya harus menyembuhkan depersonalisasi saya dulu baru saya siap berhubungan sosial dengan orang-orang.

Nidia

 

Jawab :

Assalamu’alaikum mbk Nidia yang baik, saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari mbak Nindia.
Apa sih depersonalisasi itu? Dalam ilmu Psikologi, Depersonalisasi mencangkup kehilangan atau perubahan temporer dalam perasaan yang biasa mengenai realitas diri sendiri. Dalam suatu tahap depersonalisasi, orang merasa terpisah dari dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Mereka mungkin merasa seperti sedang bermimpi atau bertingkah laku seperti robot (Guralnik, Schmeidler, & Simeon, 2000; Maldonado, Butler, & Speigel, 1998). Jadi perasaan ini kemunculannya tentunya didahului oleh datangnya peristiwa yang tidak menyenangkan yang membuat stress atau trauma orang tersebut.

Sedangkan Derealization merupakan suatu perasaan tidak nyata mengenai dunia luar yang mencakup perubahan yang aneh dalam persepsi mengenai lingkungan sekitar, atau dalam perasaan mengenai periode waktu juga dapat muncul. Orang dan objek dapat berubah ukuran atau bentuk dan dapat pula mengeluarkan suara yang berbeda. Semua perasaan ini dapat diasosiasikan dengan kecemasan, termasuk pusing dan ketakutan akan menjadi gila, atau dengan depresi (Guralnik, Schmeidler, & Simeon, 2000; Maldonado, Butler, & Speigel, 1998). 

Hal utama, penting dari gangguan depersonalisasi atau derealisasi adalah episode menetap atau berulang dari depersonalisasi. Episode dari depersonalisasi dikaraktersitikan dari perasaan yang tidak nyata atau tidak familiar dari keseluruhan diri seseorang atau dari aspek-aspek diri. Individu tersebut dapat merasa terpisah  dari dirinya (“saya bukan siapa-siapa”, “saya tidak mempunyai diri saya”).

Orang yang mengalami depersonalisasi pada umumnya mengalami gangguan di mana adanya perubahan dalam persepsi atau pengalaman individu mengenai dirinya. Individu merasa “tidak riil” dan merasa asing terhadap diri dan sekelilingnya, cukup mengganggu fungsi dirinya. Memori tidak berubah, tapi individu kehilangan sense of self. Gangguan ini menyebabkan stress dan menimbulkan hambatan dalam berbagai fungsi kehidupan. Biasanya terjadi setelah mengalami stress berat, seperti kecelakaan atau situasi yang berbahaya. Biasanya berawal pada masa remaja dan perjalanannya bersifat kronis (dalam waktu yang lama). Sedangkan dalan Kriteria Diagnostik Gangguan Depersonalisasi Berdasarkan DSM-IV :

  1. Pengalaman terus menerus atau berulang dari perasaan terpisah dari tubuh atau proses mental seseorang dan seolah-olah diri adalah seorang pengamat luar (misalnya, merasa seperti dalam mimpi).
  2. Selama pengalaman depersonalisasi, uji realitas tetap utuh.
  3. Depersonalisasi disebabkan oleh distress klinis yang signifikan atau gangguan di bidang sosial, bidang pekerjaan, atau fungsi area penting lainnya.
  4. Pengalaman depersonalisasi tidak terjadi secara khusus sepanjang gangguan mental lain, seperti skhizofrenia, gangguan panik, gangguan stress akut, atau gangguan disosiatif lain, dan bukan karena efek fisiologis langsung dari suatu zat (misalnya penyalahgunaan obat-obatan) atau kondisi medis umum (misalnya epilepsi lobus temporal).

Depersonalisasi dapat terjadi ketika mengalami peristiwa traumatis. Mungkin mbak Nindia, dapat meruntut lebih detail lagi terkait awal mula mengalami gejala yang dirasakan, apakah mengalami hal tersebut diatas atau tidak. Dapat di konsultasikan lebih lanjut, apakah mengalami depersonalisasi atau hal yang lainnya. Dan memenuhi ketentuan tersebut diatas. Selain itu hal hal yang sebaiknya di lakukan adalah:

  1. Berusaha fokus terkait dengan apa yang dilakukan
  2. Tetap berusaha berinteraksi dengan orang lain
  3. Relaksasi, karena depersonalisasi muncul pada hakekatnya karena rasa kecemasan yang dipendam
  4. Belajar untuk menghilangkan pikiran pikiran negative yang muncul
  5. Lakukan aktivitas positif
  6. Olahraga, karena memicu keluarnya hormone antri stress
  7. Tidur yang cukup, tidur juga merupakan salah satu bentuk relaksasi
  8. Jangan mengkonsumsi kafein karena menghambat tidur
  9. Hubungi Psikolog atau terapis, untuk segera berkonsultasi, melatih berfikir positif, mempelajari dinamika mengapa mbak Nindia bias seperti ini, dan terus mengikuti terapi sesuai dengan prosedur.
  10. Konsultasi ahli lain jika diperlukan

Semoga penjelasan ini dapat memberikan gambaran lebih baik lagi, terkaoit kondisi mbk Nindia. Trimakasih
Wasssalamu’alaikum wr. wb

Konsultasi ini dijawab oleh Rr. Dwi Astuti, S.Psi, M.Psi

AGENDA

Her Registrasi Semester Genap 2014/2015
Sesuai dengan kalender akademik Semester Genap tahu 2014/2015 Her-Registrasi Universitas Muria Kudus akan dilaksanakan tanggal 2 - 14 Februari 2015 ....

Pendaftaran Ujian Skripsi

Mahasiswa yang sudah mengambil skripsi bahwa pendaftaran ujian skripsi paling lambat 18 Februari 2015, dengan menyertakan persyaratan ujian ...


Penjelasan Aturan Dan Alur Pengajuan Skripsi

Mahasiswa Semester 8 yang sudah mengambil skripsi DI WAJIBKAN HADIR pada kegiatan penjelasan aturan dan alur pengajuan skripsi


Fakultas Psikologi UMK Peroleh Akreditasi B
Seluruh civitas akademika Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus pada tahun ini tampaknya bergembira sekali, mengingat setelah melalui perjuangan yang panjang ....