Selalu Takut Merasa Kehilangan

Tanya:
Halo nama aku FA, aku tidak tahu harus cerita kemana, biasanya aku selalu cerita ke pacar aku. Tapi setiap kali aku cerita akan takut untuk kehilangan atau takut dia pergi, dia selalu bilang jangan terlalu berfikir yang belum tentu terjadi itu namanya terlalu overthinking.

Aku selalu berusaha untuk selalu berfikir positif bahwa dia akan selalu ada bersama ku, tapi entah mengapa ada satu waktu dimana aku selalu takut kalau aku tidak pernah ketemu dia lagi, pdhal dihari sebelumnya kita sering ketemu dan kedepannya kita selalu ketemu kalau dia libur kerja. Tapi tetap saja aku ketakutan, takut ga bisa ketmu dia lgi. Dan setiap kita tidak bertemu, aku selalu merasa aku kesepian, padahal rumahku swlalu ramai. Alhamdulillah keluargaku masih lengkap.

Tapi ketika aku dirumah aku ga sebahagia pas berdua dengan dia. Setiap ketemu serasa energi ku terisi penuh. Tapi setiap pulang kerumah kemudian tertidur bangun bangun aku slalu sedih karena trnyata tidak ada dia. Apa ini normal kah? aku selalu berusaha untuk mengontrol rasa takut ini tap yang ada aku malah nangis. Aku harus gmna ya, terima kasih
FA – Perempuan

Jawab:
Hallo mba FA terimakasih sudah mau untuk bercerita di layanan konsultasi Fakultas Psikologi UMK. Baik, kondisi mba FA yang saat ini mba alami bisa jadi akibat pengalaman buruk atau trauma di masa lalu kaitannya dengan adanya kebutuhan yang tidak terpenuhi sehingga mba FA merasa kesepian dan takut kehilangan ketika tidak bersama pacar.

Dan rasa kesepian yang muncul, padahal keluarga mba terbilang rame bisa jadi hal itu karena adanya perasaan tidak puas dalam diri mba terhadap keluarga mba. Hal itu yang kemudian membuat perasaan kosong dan kesepian masih saja muncul meski sedang berada di tengah keramaian (bersama keluarga).

Meski merasa kesepian adalah hal normal yang mungkin pernah dialami setiap orang, terlepas dari ada atau tidaknya orang lain di sekitar. Namun, jika berlebihan hingga mengganggu aktivitas, harus patut diwaspadai.
Nah untuk mengatasi kesepian yang mba rasakan sekaligus membuang pikiran buruk yang menyelimuti mba, mba FA bisa melakukan dengan :

  1. Terlebih dahulu kenali dan terima diri atas perasaan yang mba alami. Kenali diri dengan cara merefleksi diri sendiri. Refleksi kaitannya dengan penyebab mba merasa selalu kesepian, takut dan khawatir serta tanyakan pada diri mba tentang apa yang sebenarnya mba harapkan dari pacar ataupun lingkungan keluarga. Dengan begitu, mba bisa menyadari kebutuhan diri mba sehingga akan lebih mudah untuk menyampaikan ke keluarga ataupun ke pacar.
  2. Bangun kepercayaan mba FA dengan sang pacar. Adanya perasaan takut akan kehilangan bisa jadi karena mungkin trauma di masa lalu. Misalnya mba pernah memberikan kepercayaan tetapi disalahgunakan yang menimbulkan kekecewaan dalam diri mba FA. Sehingga, efeknya saat ini ketika mba punya pacar merasakan ketakutan, kekhawatiran ditinggal pacar. Untuk itu mba perlu beri kepercayaan kepada sang pacar dengan saling berkomitmen satu sama lain untuk saling menjaga dan saling menghargai. Karena, bisa jadi efek dari kita yang selalu merasa takut akhirnya menimbulkan perilaku posesif yang membuat pacar tidak nyaman.
  3. Mencoba untuk memperbanyak berinteraksi dengan orang lain terutama keluarga. Misalnya karena terlalu ramainya rumah sehingga interaksi antara mba dan anggota keluarga jadi tidak terjalin dengan baik karena mereka sibuk dengan kesibukannya masing-masing. Sehingga, carilah waktu situasi yang pas untuk mba FA bisa bergabung dalam obrolan-obrolan ringan dengan anggota keluarga. Dengan begitu, perasaan takut dan kesepian akan teralihkan.
  4. Batasi penggunaan media sosial. Media sosial bisa berdampak negatif jika dimainkan terlalu sering. Mba FA pasti sadar, di media sosial orang cenderung pamer dan melebih-lebihkan keadaan sesungguhnya serta banyaknya berita yang kadang akan kita bawa-bawa dalam kehidupan kita. Akibatnya, nanti membuat kita terus membandingkan diri dengan orang lain dan selalu merasa kurang. Sehingga memperbesar potensi mba FA merasa ketakutan khawatir untuk ditinggal oleh pacar. Sehingga, batasi penggunaan media sosial agar tidak menimbulkan sikap overthinking yang belebihan.

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu mba FA dalam mengatasi permasalahan yang saat ini dirasakan.

Konsultasi psikologi ini dijawab oleh
Prapti Madyo Ratri, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Untuk keperluan konsultasi offline untuk secara personal berkonsultasi intensif dengan para psikolog profesional kami. Bisa menghubungi KPT insight di nomor +62 851-5800-6558.
Ingin konsultasi psikologi online (gratis), kirim saja konsultasimu DISINI. Salam hangat dari tim konsultasi online Fakultas Psikologi UMK.